Mar
16
2015
0

Manajemen Proses pada Linux

Manajemen Proses pada Linux

            Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang manajemen proses akan lebih baik jika kita mengetahui pengertianProses tersebut terlebih dahulu.

Pengertian proses dalam hal ini adalah sebuah program yang sedang di eksekusi. Sedangkan program adalah kumpulan instruksi yang ditulis kedalam bahasa yang dimengerti oleh sistem operasi. Setiap kali menjalankan suatu program, Sistem UNIX melakukan suatu fork, yaitu melakukan beberapa urutan operasi untuk membuat suatu proses konteks dan kemudian mengeksekusi program tersebut dalam konteks yang sudah dibuat.

Status Proses yang dikenali dalam Linux

  1. Task Running : Proses yang siap untuk dieksekusi CPU
  2. Task Interruptable : Proses yang menunggu sebuah kondisi. Interupsi, Sinyal dan aktifitas lain akan membangunkan proses.
  3. Task Uninterruptable : Proses yang sedang sleep, dan tidak dapat di interrupt oleh signal.
  4. Task Stopped : Proses yang dihentikan
  5. Task Zombie : Proses telah berhenti, namun masih memiliki struktur data ditask_struct di task vektor dan masih memegang sumber daya yang tidak digunakan lagi.

Terdapat 4 konsep dasar manajemen proses :

  1. Multiprogramming

Multiprogramming (multitasking) adalah manajemen banyak proses di satu pemroses atau dapat juga diartikan sebagai  salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya.

Proses-proses yang dijalankan di sistem Multiprogramming bersifat sailng tidak tergantung (independent) dan satu program pada satu saat (one program at any instant).

  1. Pseudoparallelism

Pseudoparallelism adalah eksekusi proses secara paralel pada sistem.

  1. Multiprcessing

Multiprcessing adalah kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.

Seperti operasi Microsoft Windows NT, UNIX, Linux telah menyediakan dukungan multiprocessing.

  1. Distributed Processing

Distributed Processing adalah Mengerjakan semua proses pengolahan data secara bersama antara komputer pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan melalui jalur komunikasi.

Model-model proses

  • Sequential Proses.
  • Multiprogramming
  • CPU Switching.

Operasi –operasi pada Proses

Sistem operasi dalam mengelola proses dapat melakukan operasi-operasi terhadap proses. Operasi-operasi yang dapat dilakukan terhadap proses diantaranya :

  • Penciptaan proses (create a process).
  • Penghancuran/terminasi proses (destroy a process).
  • Penundaan proses (suspend a process).
  • Pelanjutan kembali proses (resume a process).
  • Mem-block proses.
  • Membangunkan proses.
  • Menjadwalkan proses.
  • Komunikasi Antar Proses.

Berikut merupakan contoh implementasi perintah-perintah proses pada Linux

  • instruksi ps : perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi proses yang sedang berjalan termasuk nomor PID (Process Identification Number) dari proses tersebut. Proses atau biasa disebut task akan berjalan jika ada sebuah aplikasi yang sedang dijalankan, setiap proses yang berjalan oleh system diberi nomor PID yang unik.

 

  • $ ps –> Untuk melihat faktor/elemen lainnya, gunakan option  –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut diaktifkan.

– $ ps u

Screenshot from 2015-03-16 12:06:52

– $ ps -u <user> : digunakan untuk mencari proses yang spesifik untuk pemakai

Screenshot from 2015-03-16 12:10:50

– $ ps -a

Screenshot from 2015-03-16 12:11:55

– $ ps -au

Screenshot from 2015-03-16 12:12:23

– $ ps -aux

Screenshot from 2015-03-16 12:27:33

  • melihat proses yang sedang berjalan.

– $ top

Screenshot from 2015-03-16 12:12:48 – $ htop

Catatan : untuk install htop ketik command sudo apt-get install htop (perlu koneksi
internet)

Screenshot from 2015-03-16 12:14:03

  • Menampilkan hubungan proses parent dan child

– $ ps -eH

Screenshot from 2015-03-16 12:15:02

– $ ps -eF

Screenshot from 2015-03-16 12:15:29

  •  Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child

– $ pstree

Screenshot from 2015-03-16 12:16:25

  •      Menghentikan suatu proses/job
    $ kill %<nomor job> contoh : kill %1
    $ kill <PID> contoh : kill 1908
    $ pkill <nama proses> contoh : pkill firefox
    $ pkillall <nama proses> contoh : pkillall firefox
  •  Mengubah prioritas suatu proses
    $ renice <prioritas> <PID>

 

 

 

 

 

sumber :

http://dionajie.blog.upi.edu/2013/10/manajemen-proses-pada-linux/

Modul Praktikum Sistem Operasi Manajemen Proses

Written by mailuz13 in: Uncategorized |
Mar
07
2015
0

Rangkuman Pertemuan 1 Praktikum Sistem Operasi

index

Linux merupakan sebuah system operasi yang open source dan friendly. Linux pertama kali diciptakan oleh seorang murid dari Universitas Helsinki, Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Cikal bakal terciptanya linux bermula dari UNIX yaitu system operasi yang dibuat pada tahun 1969 oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika,

Linux pertama yang dibuat pada tahun 1991 diberi nama linux versi 0.01dikerjakan sekitar bulan Agustus. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash(GNU Bourne Again Shell) gan GCC (GNU C Compiler).

Saat ini Linux adalah system UNIX yang sangat lengkap karena bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatife system operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini karena Linux dapat dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, ,C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.

Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

 

  • Perintah Dasar Linux dan Fungsinya

Perintah dasar linux ini merupakan perintah yang dilakukan antara pengguna berbasis grafik dengan jendela.

Perintah-perintah ini di eksekusi dengan menggunakan terminal atau console. Untuk membuka jendela tampilan terminal ada beberapa cara, yaitu :

  • Tekan Ctrl+Alt+T
  • Dash Menu –> ketik “Terminal –> klik terminal

Maka akan muncul tampilan berikut :

Gambar terminal

            Perintah Dasar yang ada pada Sistem Operasi Linux :

  • Perintah Dasar Penanganan File
  • mkdir –> perintah yang digunakan untuk membuat directory atau folder. Caranya yaitu ketik “mkdir nama_folder_yang_diinginkan”.

Contoh :

Gambar Sebelum

 Screenshot from 2015-03-07 15:45:32

Gambar Sesudah

Dengan menulis perintah “mkdir baru” (artinya membuat direktori baru bernama baru), maka pada halaman home akan ada directory baru yang bernama “baru”

Screenshot from 2015-03-07 15:46:17

  • Ls –> Melihat isi file dari direktori aktif termasuk didalamnya daftar file dan folder.

contoh : kita akan melihat directory apa saja yang ada didalam home, maka akan tampil seperti berikut:

bahwa di dalam direktori home terdapat folder, pictures, baru, namaygbaru, dst.

Screenshot from 2015-03-07 15:47:16

  • ls –al –> Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden dan attribute/permission filenya.

Screenshot from 2015-03-07 15:47:37

Screenshot from 2015-03-07 15:48:27

  • ls-a –> Perintah untuk melihat file hidden.

Screenshot from 2015-03-07 15:49:45

  • Ls-l –> Perintah untuk melihat daftar file beserta atributnya yaitu pemilik, ukuran, tanggal modifikasi dan permission.

Screenshot from 2015-03-07 15:50:47

  • cd (directory) –> Change directory. Perintah ini digunakan untuk berpindah ke direktori lain, misalnya kita sedang berada di direktori home ingin berpindah ke direktori “folder yang bernama Picture”, maka caranya ketik “cd Picture”.

Screenshot from 2015-03-07 16:52:59

  • cd –> pindah ke direktori home.
  • cd ~ –> pindah ke direktori home.
  • cd .. –> pindah ke direktori yang berada diatasnya atau ke direktori sebelumnya.
  • cd ../../n –> pindah n direktori sebelumnya.
  • cd/direktori/sesuatu –> pindah ke direktori tanpa harus mundur ke direktori sebelumnya.

 

  • pwd –> perintah untuk menampilkan direktori yang sedang aktif.
  • cp –> perintah untuk menyalin file.
  • cp file_yang_akan_disalin direktori_tujuan –> contohnya : cp /home/sleepholic/Desktop/Joomla.zip /opt/lampp/htdocs/.Ini berarti saya mengcopy file Joomla.zip yang ada di desktop ke folder htdocs di lamp
  • cp –r folder /path/ke/direktori/sesuatu –> mengcopy folder tertentu secara rekursif ke direktori tertentu.
  • cp *.extension /path/ke/direktori/sesuatu –> mengcopy file – file yang berekstensi ke direktori tertentu.
  • cp nama* /path/ke/direktori/sesuatu –> mengcopy file-file yang namanya diawali dengan “nama” ke direktori tertentu.
  • mv –> perintah untuk memindahkan file.
  • mv file_yang_akan_dipindahkan direktori_tujuan –> memindahkan file ke direktori tujuan.
  • mv nama_file_lama.ehm nama_file_baru.ehm –> fungsinya sama seperti cp.
  • rm –> perintah untuk menghapus file
  • rm file –> menghapus file
  • rm –r folder –> menghapus folder
  • rm –rf folder –> menghapus folder secara paksa
  • find –>  perintah untuk mencari file
  • Perintah Dasar Pemrosesan Teks
  • cat –> perintah ini digunakan untuk menampilkan isi file dalam bentuk plain text.
  • wc –> perintah ini digunakan untuk menampilkan jumlah baris, jumlah kata, dan ukuran byte yang digunakan oleh suatu file.

 

  • Perintah dasar dalam system Administrasi
  • sudo –> perintah yang digunakan untuk menjalankan perintah/program sebagai super user.
  • whoami –> perintah untuk melihat user yang sedang aktif.

 

  • Perintah dasar dalam Menejem Pemrosesan
  • ps aux –> perintah untuk manmpilkan proses-proses yang sedang berjalan
  • kill –> perintah untuk mengakhiri proses yang sedang berjalan
  • kill PID –> menutup sebuah proses yang memiliki PID tertentu.
  • Kill program –> menutup sebuah proses yang memiliki nama tertentu.
  • Killall program –> menutup semua proses yang memiliki nama tertentu.
  • Lsusb –> perintah untuk menampilkan daftar perangkat yang ditancapkan di port USB.
  • Clear –>  perintah untuk membersihkan tampilan terminal.

 

Written by mailuz13 in: Uncategorized |
Mar
04
2015
0

Rangkuman Praktikum Sistem Basis Data

Oracle Database adalah suatu perangkat lunak database yang digunakan untuk menyimpan data. Oracle sendiri merupakan database rasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu system manajemen basis data RDBMS (Relational Data Base Management System) yang multi-platform. Oracle menggunakan SQL (Structured query language) sebagai bahasa perantara antara user dan database.Kemudian Oracle Corp mengembangkan sebuah bahasa procedural yang mereka sebut sebagai PL/SQL.

  • Kekurangan dan Kelebihan Oracle

Kekurangan :

  • Merupakan software DMBS yang paling mahal, paling rumit, dan paling sulit untuk dipelajari.
  • Membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi untuk dapat menjalankan software DMBS Oracle supaya berjalan dengan stabil.
  • Hanya diperuntukan bagi perusahaan berukuran besar, dan tidak cocok untuk perusahaan kecil maupun menengah.
  • Data yang bertambah ukurannya akan mengalami kelambatan proses, jadi harus ada database management.
  • Harga yang sangat mahal untuk sebuah database dan penggunaan Oracle sangat memakan banyak biaya, mulai dari device sampai diperlukannya DBA yang handal.
  • HP dan pertahanan (DEF) yang tergolong sedang

 

Kelebihan :

  • Merupakan software DBMS yang handal dan memiliki kemampuan yang tinggi.
  • Dapat menangani jumlah data dalam ukuran yang besar.
  • Dapat mengolah data dalam ukuran besar dan mengolahnya dengan cepat sehingga didapatkan informasi yang akurat sesuai permintaan pengguna/user.
  • Memiliki kemampuan akan fleksibilitas dan skalabilitas yang dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus-menerus bertambah besar.
  • Memiliki kemampuan Technology Cluster Server, dimana jika terdapat lebih dari satu unit server misalnya 100 unit server maka Oracle dapat menjadikan 100 unit server tersebut aktif bekerja bersama sebagai 100 aktif server.
  • Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
  • Bisa berjalan pada lebih dari satu platform system operasi.
  • Pemrosesan data yang sangat cepat, open source.
  • Ketika kita mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati misalnya maka data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang. Oracle memiliki kemampuan flashback, sehingga semua jenis transaksi yang salah akan dapat dikembalikan. Dan dapat menampung data dalam sekala besar.
  • dalam PvE maupun PvP, Oracle dapat meningkatkan kerja tim dengan berbagai buff, menghidupkan kembali orang yang mati, sehingga dicari cari untuk party, selain itu juga terlihat pada besarnya MP yang dimilikinya.
  • Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)

 

  • Tools atau Perangkat Oracle
  • Oracle Universal Installer (OUI) merupakan alat untuk membantu proses instalasi oracle. OUI selain melakukan proses instalasi dia juga bisa memunculkan fitur “Database Configuration Assistant” (untuk membuat database) secara otomatis .
  • Database Configuration Assistant (DBCA): merupakan alat untuk membuat database. Pembuatan database dapat sesuai template yang ada ataupun bisa mendesain sesuai keinginan kita.
  • Database Upgrade Assistant: merupakan alat untuk mengupgrade database yang ada ( sedang dipakai ) ke oracle versi lain ( terbaru ).
  • Oracle Enterprise Manager : merupakan alat yang digunakan untuk mengatur database. Contoh : recovery manager  , scheduler , dan iSQL*Plus. Oracle Enterprise Manager terdiri dari sebuah graphical console , agents, beberapa layanan dan peralatan yang terintegrasi yang digunakan sebagai management platform secara umum untuk mengkonfigurasi produk oracle.
  • SQL*Plus : merupakan suatu command-line interface pada database oracle.
  • iSQL*Plus : merupakan suatu command-line interface berbasiskan browser pada database oracle.
  • Recovery Manager (RMAN) : RMAN merupakan alat yang disediakan oracle untuk menyediakan solusi secara lengkap untuk backup, restoration, dan recovery file database yang dibutuhkan.
  • Data Pump : merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan data antar database. Contoh: export/ import.

 

  • Cara menginstal Oracle di Windows
  1. Klik dua kali instalasi oracle yang ada di computer Anda, kemudian akan muncul tampilan seperti ini :1

Gambar tersebut menunjukkan computer untuk menyiapkan penginstalan termasuk didalamnya sedang memeriksa system windows.

  1. Selanjutnya akan muncul tampilan yang memperkenalkan system oracle tersebut, kemudian klik next untuk melakukan penginstalan selanjutnya.

   2

  1. Selanjutnya akan muncultampilan yang berisi persetujuan instalasi software ini, Pilih yang menyetujui jika anda ingin menginstal software ini.

3

  1. Kemudian akan muncul dialog yang menunjukkan direktori instalasi software , secara default oracle sudah menempatkan di C:\OracleXE. Klik Next.
  2. 4Langkah selanjutnya software ini meminta Anda untuk membuat password yang nantinya akan digunakan untuk akun SYS dan System Database.

5.1

 

 

  1. Setelah pembuatan password tersebut, selanjutnya akan muncul tampilan sebagai berikut :

6

Tampilan ini memberitahukan port HTTP yang akan digunakan oleh APEX (Application Express) untuk mengelola database. Selanjutnya klik install.

  1. Kemudian Anda diminta mennunggu installasi selesai,

7

 

  1. Kekita installasi telah selesai makan akan muncul tampilan seperti ini, dan klik Finish.8
  2. Dengan sendirinya pada installasi pertama akan muncul otomatis tampilan berikut :9
  • Cara menggunakan membuat Crud sederhana menggunakan Oracle database
  1. Setelah muncul seperti gambar yang ada di atas (no 9), masukan Username dan Password yang telah dibuat sebelumnya, kemudian akan muncul gambar sebagai berikut :10

Tampilan tersebut merupakan tampilan Home yang terdapat pada Oracle Database.

  1. Selanjutnya kita akan membuat crud sederhana menggunakan oracle database, langkah berikutnya adalah membuat database baru dengan cara pilih menu Administrator, maka akan muncul tampilan seperti berikut :15
  2. Langkah selanjutnya yaitu pilih menu Database User yaitu merupakan halaman untuk me-manage users, dimana kita bisa melihat jumlah user dan membuat user baru.

16

  1. Jika kita ingin membuat user baru maka pilih menu create , akan muncul tampilan berikut :17

Pada tampilan ini kita isi semua data yang ada , dan pada kotak User Privileges centang aktivitas yang nantinya kita butuhkan, misalnya create role, create table, dan yang lainnya.

  1. Langkah selanjutnya klik create maka akan muncul tampilan berikut :19

Pada contoh ini user name yang dibuat bernama latihan, dan pembuatan database baru telah selesai, jika kita ingin mengisi database yang telah dibuat maka lanjutkan tahap berikutnya.

  1. Langkah selanjutnya jika kita ingin mengisi database tersebut maka harus logout terlebih dahulu kemudian masuk menggunakan akun baru yang telah dibuat sebelumnya.

.20

7. Selanjutnya akan masuk ke halaman Home

21

Pada halaman home akun baru yang telah dibuat terdapat menu baru yaitu Application Builder yang merupakan sebuah fitur dari Oracle yang akan dipergunakan oleh user untuk membuat sebuah aplikasi tanpa membuat coding.

  1. Pada kesempatan ini kita menggunakan menu SQL kemudian pilih SQL Command karena akan membuat sebuah table yaitu table Petugas_perpus :

22     9. Selanjutnya pilih Run untuk dibuat, kemudian kembali ke Home dan pilih menu Object Browser, maka akan terlihat seperti berikut :

 

23

24

  1. Kemudian untuk mengisi semua data tersebut pilih menu Data kemudian insert row, dan jika ingin melihat data yang telah dimasukannya kembali ke menu Data.

 

Sekian resume tentang Oracle ,,, 🙂

Written by mailuz13 in: Uncategorized |
Feb
14
2015
0

Rekayasa Perangkat Lunak

  1. Definisi Rekayasa Perangkat Lunak

Definisi Rekayasa : Engineering = rekayasa

  • Pemakaian ‘science’ untuk menyelesaikan ‘masalah praktis’.
  • Dari tidak ada menjadi ada

Definisi Perangkat Lunak :

Ada beberapa definisi perangkat lunak yang pernah dikemukakan antara lain :

  • Software = Perangkat lunak.
  • Kumpulan program komputer dengan fungsi tertentu
  • Perangkat lunak adalah:
  1. Instruksi (program komputer) yang bila dieksekusi dapat menjalankan fungsitertentu,
  2. Struktur data yang dapat membuat program memanipulasi informasi, dan
  3. Dokumen yang menjelaskan operasi dan penggunaan program (Pressman,1997).
  • Perangkat lunak adalah program komputer, prosedur, aturan, dan dokumentasi yang berkaitan serta data, yang bertalian dengan operasi suatu sistem komputer (IEEE,1993).
  1. Model Proses Rekayasa Perangkat Lunak

Proses pemodelan Rekayasa Perangkat Lunak merupakan langkah yang dilakukan pada tahap awal.

A. Linear Sequential Model

Gambar Waterfall Model :

Linear Sequential Model atau disebut juga “classic life cycle” atau “waterfall model”   merupakan metode pengembangan perangkat lunak dengan pendekatan sekuensial dengan cakupan aktivitas :

  1. Rekayasa sistem dan Analisis (Sistem Engineering and Analysis)

Karena perangkat lunak adalah bagian dari sistem yang lebih besar, maka pekerjaan dimulai dari pembentukan kebutuhan-kebutuhan untuk seluruh elemen system. Hal ini penting, ketika perangkat lunak harus berkomunikasi dengan hardware, orang dan basis data.

  1. Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak (Software Requirements Analysis)

Pada tahap ini dilakukan dengan pengumpulan kebutuhan yang berfokus pada perangkat lunak, meliputi : domain informasi, fungsi yang dibutuhkan, unjuk kerja atau performansi dan antarmuka. Hasilnya harus didokumentasi dan di review ke pengguna atau user.

  1. Perancangan ( Design)

Ada 4 atribut untuk program yaitu : Struktur Data, Arsitektur perangkat lunak,Prosedur detil dan Karakteristik Antarmuka. Proses desain mengubah kebutuhan-kebutuhan menjadi bentuk karakteristik yang dimengerti perangkat lunak sebelum dimulai penulisan program. Desain ini harus terdokumentasi dengan baik dan menjadi bagian konfigurasi perangkat lunak.

  1. Pembuatan kode (Coding)

Penterjemahan perancangan ke bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin,  dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti bahasa C, pascall , php dan sebagainya.

  1. Pengujian (Testing)

Setelah kode program selesai testing dapat dilakukan. Testing memfokuskan pada logika internal dari perangkat lunak, fungsi eksternal dan mencari segala kemungkinan kesalahan dan memeriksa apakah sesuai dengan hasil yang diinginkan atau tidak.

  1. Pemeliharaan ( Maintenance)

Merupakan bagian paling akhir dari siklus pengembangan dan dilakukan setelah perangkat lunak dipergunakan. Kegiatannya sebagai berikut :

  • Corrective Maintenance : Mengoreksi kesalahan pada perangkat lunak, yang baru terdeteksi pada saat perangkat lunak digunakan.
  • Adaptive Maintenance : Penyesuaian dengan lingkungan baru, misalnya system operasi atau sebagai tuntutan atas perkembangan sistem komputer, misalnya penambahan  printer driver.
  •  Perfektive Maintenance : Bila perangkat lunak sukses dipergunakan oleh pemakai. Pemeliharaan ditujukan untuk menambah kemampuannya seperti memberikan fungsi-fungsi tambahan, peningkatan kinerja dan sebagainya.
  • Kelemahan model linear sequential :
  1. Proyek yang sebenarnya jarang mengikuti alur sekuensial seperti diusulkan,sehingga perubahan yang terjadi dapat menyebabkan hasil yang sudah didapat timharus diubah kembali/iterasi sering menyebabkan masalah baru.
  2. Linear sequential model mengharuskan semua kebutuhan pemakai sudah dinyatakansecara eksplisit di awal proses, tetapi kadang-kadang ini tidak dapat terlaksanakarena kesulitan yang dialami pemakai saat akan mengungkapkan semuakebutuhannya tersebut.
  3. Pemakai harus bersabar karena versi dari program tidak akan didapat sampai akhir rentang waktu proyek.
  4. Adanya waktu menganggur bagi pengembang, karena harus menunggu anggota tim proyek lainnya menuntaskan pekerjaannya.

 

B. Prototyping Model

PrototypingProcessModel

Pendekatan prototyping model digunakan jika pemakai hanya mendefenisikan objektif umum dari perangkat lunak tanpa merinci kebutuhan input , pemrosesan dan outputnya. Cakupan aktivitas dari prototyping model terdiri dari :

  1. Mendefinisikan objektif secara keseluruhan dan mengidentifikasi kebutuhan yangsudah diketahui.
  2. Melakukan perancangan secara cepat sebagai dasar untuk membuat prototype. Modul Rekayasa Perangkat Lunak
  3. Menguji coba dan mengevaluasi prototype dan kemudian melakukan penambahandan perbaikan-perbaikan terhadap prototype yang sudah dibuat.
  • Kelemahan prototyping model :
  1. Pelanggan yang melihat working version dari model yang dimintanya tidak menyadari, bahwa mungkin saja prototype dibuat terburu-buru dan rancangan tidak tersusun dengan baik.
  2. Pengembang kadang-kadang membuat implementasi sembarang, karena inginworking version bekerja dengan cepat.

C. RAD (Rapid Application Development) Model.

rad

Merupakan model proses pengembangan perangkat lunak secara linear sequential yang menekankan pada siklus pengembangan yang sangat singkat. Pendekatan RAD model menekankan cakupan :

  1. Pemodelan bisnis ( Bussiness Modelling )

Aliran informasi diantara fungsi-fungsi bisnis dimodelkan dengan suatu cara untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut :

  • Informasi apa yang mengendalikan proses bisnis ?
  • Kemana informasi itu pergi?
  • Siapa yang memprosesnya ?
  1. Pemodelan data ( Data Modelling )

Aliran informasi yang didefinisikan sebagai bagian dari fase pemodelan bisnis di saring ke dalam serangkaian objek data yang dibutuhkan untuk menopang bisnis tersebut. Karakteristik/atribut dari masing-masing objek diidentifikasi dan hubungan antara objek-objek tersebut didefinisikan.

  1. Pemodelan proses (Process Modelling)

Aliran informasi yang didefinisikan dalam fase pemodelan data ditransformasikan untuk mencapai aliran informasi yang perlu bagi implementasi sebuah fungsi bisnis. Gambaran pemrosesan diciptakan untuk menambah, memodifikasi, menghapus atau mendapatkan kembali sebuah objek data.

  1. Pembuatan aplikasi ( Application generation)

Selain menciftakan perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman generasi ketiga yang konvensional, RAD lebih banyak memproses kerja untuk memakai lagi komponen program yang telah ada atau menciptakan komponen yang bisa dipakai lagi.

  1. Pengujian dan pergantian (Testing and turnover)

Karena proses RAD menekankan pada pemakaian kembali, banyak komponen yang telah diuji. Hal ini mengurangi keseluruhan waktu pengujian. Tapi komponen baru harus diuji.

  • Kelemahan RAD model :
  1. Untuk proyek dengan skala besar, RAD membutuhkan sumber daya manusia yang cukup untuk membentuk sejumlah tim RAD.
  2. RAD membutuhkan pengembang dan pemakai yang mempunyai komitmen untuk melaksanakan aktivitas melengkapi sistem dalam kerangka waktu yang singkat

Evolusi Model Proses Perangkat Lunak

A. The Incremental Model

in

Model inkremental menggabungkan elemen model sekuensial linier (diterapkan berulang-ulang) dengan filosofi iteratif prototyping. Dalam model ini langkah yang dilakukan harus linear atau berurutan. Langkah pertama merupakan langkah yang paling penting karena pada tahap ini merupakan dasar untuk langkah-langkah berikutnya. Langkah selanjutnya modifikasi produk inti untuk lebih memenuhi keinginan pengguna dengan penambahan fitur yang fungsional.

Tidak seperti model prototyping, model incremental ini lebih berfokus pada pengiriman produk operasional dengan menaikkan masing-masing awal kenaikan yang diambil versi dari produk akhir.

B. Spiral Model

SPIRL

Merupakan model proses perangkat lunak yang memadukan wujud pengulangan dari model prototyping dengan aspek pengendalian dari sistematika dari linear sequential model, dengan penambahan elemen baru yaitu analisis resiko.

Model ini memiliki 4 aktivitas penting, yaitu :

  1. Perencanaan (Planning), penentuan tujuan, alternatif dan batasan.
  2. Analisis resiko (Risk Analysis), analisis alternatif dan identifikasi/pemecahan resiko.
  3. Rekayasa ( Engineering), pengembangan level berikutnya dari produk.
  4. Evaluasi Pemakai (Customer Evaluation) penilaian terhadap hasil rekayasa.
  • Kelemahan spiral model :
  1. Sulit untuk meyakinkan pemakai (saat situasi kontrak) bahwa penggunaan pendekatan ini akan dapat dikendalikan.
  2. Memerlukan tenaga ahli untuk memperkirakan resiko, dan arus mengandalkannya supaya sukses.
  3. Belum terbukti apakah metode ini cukup efisien karena usianya relatif baru.

 

C. The WINWIN Spiral Model

Model Spiral yang telah dijelaskan sebelumnya memiliki tujuan yaitu untuk memperoleh proyek persyaratan dari pelanggan. Dalam konteks yang ideal, pengembang hanya meminta pelanggan apa yang dibutuhkan dan pelanggan memberikan rincian yang memadai untuk dilanjutkan oleh pengembang. Akan tetapi, hal ini jarang terjadi. Pada kenyataannya, pelanggan dan pengembang masuk dalam proses negosiasi, di mana pelanggan mungkin akan diminta untuk menyeimbangkan fungsi, kinerja, dan produk lainnya atau sistem karakteristik terhadap biaya dan waktu.

The WINWIN Spiral Model ini mendefinisikan setiap negosiasi awal pada tahap spiral. Kegiatannya sebagai berikut:

  1. Identifikasi sistem atau subsistem
  2. Penentuan stakeholder ‘”memenangkan kondisi.”
  3. Negosiasi kondisi menang pemangku kepentingan untuk mendamaikan mereka menjadi memiliki satu kesepakatan.

Selain menekankan negosiasi awal, model ini juga menggunakan tiga proses yang disebut dengan “anchor points”.

D. Fourth Generation Techniques (4GT)

4gt

Istilah generasi ke empat, mengarah ke perangkat lunak yang umum yaitu tiap pengembang perangkat lunak menentukan beberapa karakteristik perangkat lunak pada level tinggi.

Saat ini pengembangan perangkat lunak yang mendukung 4GT, berisi tool-tool berikut :

  • Bahasa non prosedural untuk query basis data.
  • Report generation.
  • Data manipulation.
  • Interaksi layar.
  • Kemampuan grafik level tinggi.
  • Kemampuan spreadsheet.

Tiap tool ini ada tapi hanya untuk sauatu aplikasi khusus.Menggunakan perangkat bantu (tools) yang akan membuat kode sumber secaraotomatis berdasarkan spesifikasi dari pengembang perangkat lunak. Hanya digunakanuntuk menggunakan perangkat lunak yang menggunakan bahasa khusus atau notasigrafik yang diselesaikan dengan syarat yang dimengerti pemakai. Cakupan aktivitas 4GT :

  1. Pengumpulan kebutuhan, idealnya pelanggan akan menjelaskan kebutuhan yangakan ditranslasikan ke prototype operasional.
  2. Translasi kebutuhan menjadi prototype operasional, atau langsung melakukanimplementasi secara langsung dengan menggunakan bahasa generasi keempat (4GL) jika aplikasi relatif kecil.
  3. Untuk aplikasi yang cukup besar, dibutuhkan strategi perancangan sistem walaupun4GL akan digunakan.
  4. Membuat dokumentasi.
  5. Melaksanakan seluruh aktivitas untuk mengintegrasikan solusi-solusi yang membutuhkan paradigma rekayasa perangkat lunak lainnya.

Salah satu keuntungan penggunaan model 4GT adalah pengurangan  waktu peningkatan produktivitas secara besar, sementara kekurangannya terletak pada kesulitan penggunaan perangkat baru (tools) dibandingkan dengan bahasa pemograman, dan juga kode sumber yang dihasilkannya tidak efisien.

Sumber :

Pressman, Roger S. 1997.Software Engineering. New York : Mc Graw Hill

 

Blog :

http://mailuzzulfa07.blogspot.com

http://mailuz13.blog.upi.edu/

 

Written by mailuz13 in: Uncategorized |
Feb
12
2015
1

Hello world!

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Written by mailuz13 in: Uncategorized |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker